Cara Mengurus izin PIRT Kota Pasuruan

PIRT

PIRT yakni singkatan dari Produk Industri Rumah Tangga. PIRT merupakan izin produksi pangan yang dihasilkan skala industri rumah tangga yang di tetapkan oleh BPOM( Badan pengawasan Obat dan Makanan). Bagi anda para pelaku UMKM, khususnya produk pangan olahan, ada baiknya memperhatikan perizinan dari Dinas Kesehatan semacam ini. JASAMURA akan memberikan sebuah  ulasan. Makanan merupakan salah satu kebutuhan primer manusia, oleh sebab itu produk makanan adalah salah hal yang  perlu dipantau secara komprehensif oleh pemerintah. Apalagi dalam industri rumahan yang notabene segala hal yang menyangkut fasilitas produksinya cukup sulit dipantau.

Nomor izin ini diberikan kepada pelaku usaha dan bisnis UKM maupun UMKM olahan pangan Industri Rumah Tangga dari BPOM. Peranan dan tujuan dari PIRT yakni sebagai jaminan bagi para konsumennya mengenai produk yang ditawarkan oleh si pelaku industri. Para pengusaha UKM maupun UMKM akan melewati pelatihan atau penyuluhan terlebih dahulu dari Dinas Kesehatan setempat.

Olahan makanan dan minuman yang tidak termasuk kategori Produksi Industri Rumah Tangga daya tahan di atas 7 hari dan untuk makanan dan minuman yang memiliki daya tahan dibawah 7 hari akan masuk layanan dianggap sehat. Olahan makanan yang tidak termasuk dalam kategori PIRT yaitu sebegai berikut:

  1. minuman berakohol.
  2. AMDK( Air Minum Dalam Kemasan).
  3. Susu dan hasil olahannya.
  4. Makanan bayi.
  5. Makanan kaleng.
  6. Makanan/ minuman yang wajib memenuhi persyartan SNI.
  7. Manakan/ minuman yang memenuhi persyaratn BPOM.
  8. Daging dan jenis ikan serta hasil olahannya memerlukan penyimpanan beku

Makanan yakni salah satu kebutuhan manusia, oleh karena itu makan yakni salah satu yang perlu dipantau secara komperanshif oleh pemerintah apalagi dalam industri rumahan yang notabene segala kaitannya menyangkut fasilitas cukup tidak mudah dipantau. Nomor izin diberikan kepada pelaku usaha serta pelaku dan bisnis UMKN dan PIRT dari BPOM.

Setiap produk pangan dari UKM memang sudah seharusnya mendapat sertifikat PIRT dari dinas kesehatan. Ada banyak manfaat dan keunggulan yang didapat jika produk pangan memiliki izin PIRT. Maka dari itu, sudah saatnya para pelaku UKM sadar terhadap pentingnya mendaftarkan produk pangan untuk mendapatkan izin PIRT agar produk makanan maupun minuman industri rumah tangga dapat bersaing dengan produk pabrikan.

Persaingan produk makanan dan minuman kini sudah semakin ketat dengan bermunculannya berbagai jenis produk pangan modern yang sudah memiliki kelengkapan hasil uji laboratorium untuk keamanannya. Jika dibiarkan secara terus- menerus, maka produk- produk pangan UKM akan tergeser posisinya sehingga akan menyebabkan kerugian untuk pengusaha industri rumahan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meyakinkan konsumen terhadap produk pangan yang diproduksi UKM adalah dengan mendaftarkannya ke perizinan PIRT untuk mendapatkan sertifikat layak konsumsi. Meski diolah dalam skala kecil, produk pangan UKM yang mengantongi izin PIRT sudah terjamin keamanannya karena sudah melalui beberapa tahap uji dan seleksi. Proses ini dilakukan secara ketat oleh dinas terkait sehingga produk yang lolos benar- benar layak konsumsi.

Saat ini, para konsumen sudah cerdas dan selektif dalam pemilik produk. Mereka telah mampu membedakan mana produk yang aman dan yang tidak degan melihat informasi kemasan. Ketika tercantum izin PIRT pada kemasan produk pangan yang sudah beredar dipasaran, para konsumen akan lebih percaya. Mereka tidak akan ragu lagi untuk membeli produk tersebut kemudian mengkonsumsinya.

Kami merupakan JASAMURA yakni Biro Jasa Pengurusan Perizinan Badan Usaha dan Legalitas yang sudah menangani 1000 klien.

Hubungi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *